Be Alright Lyrics

Across the ocean, across the sea,
Starting to forget the way you look at me now
Over the mountains, across the sky,
Need to see your face, I need to look in your eyes

Through the storm and through the clouds
Bumps on the road and upside down now
I know it’s hard, babe, to sleep at night
Don’t you worry
’cause everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

Through the sorrow, and the fights,
Don’t you worry
’cause everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

All alone, in my room
Waiting for your phone call to come soon
And for you, oh, I would walk a thousand miles,
To be in your arms, holding my heart

Oh, I,
Oh, I,
I love you
And everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

Through the long nights
And the bright lights
Don’t you worry
’cause everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

You know that I care for you
I’ll always be there for you
I promise I will stay right here, yeah

I know that you want me too,
Baby we can make it through anything
‘Cause everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

Through the sorrow, and the fights,
Don’t you worry
’cause everything’s gonna be alright, ai-ai-ai-aight
Be alright, ai-ai-ai-aight

Through the sorrow, and the fights,
Don’t you worry
Everything’s gonna be alright

Kenyataan yang susah untuk diterima

 

Aku ingin lari dari kenyataan

Kenyataan yang tak pernah berhenti

Menambah luka dihati

            Aku ingin lari dari kenyataan

            Yang selalu membuat hati ini miris

            Setiap kali melihatmu

Apakah kau pernah berhenti sejenak ?

Apakah kau pernah merasa ada aku ?

            Di satu sisi,

            Setiap melihatmu hati ini tenang

            Tapi disisi lain,

            Aku tersadar aku tak bisa jadi milikmu

Tuhan,

Tolong sadarkan aku

Bahwa dia tak mencintaiku

            Sadarkan aku,

            Dia tak tercipta untukku

Dentuman Baket dan Kamu

Dentuman Basket dan Kamu

Hai.. Nama gua Gisell. Gua cewe tomboy, penggila musik rock, tapi gua juga suka banget sama si kucing lucu dari Sanrio Town, Hello Kitty.

Dulu-asik bahasa gua-waktu gua masih SMP kelas 1 dan 2, gua cewe yang luar biasa gak waras. Rambut gua abnormal bange, gua gak pernah potong rambut di salon kar’na cukup denger kata ‘SALON’ semua isi perut gua rasanya mau keluar. Alhasil, gua selalu potong rambut di Barber Shop deket rumah gua yang bernama “ASGAR 3”.

Gausah gua jelasin apa kepanjangan dari ‘ASGAR’. Lo semua orang-orang Indonesia asli terutama para kaum Adam pasti tau kan kepanjangannya. Yap. Asli Garut. Dan, dengan potongan rambut cepak gua itu, gua cewe yang keceh badai ini punya sangat banyak temen cowo.

Tapi, semua itu berubah semenjak gua pindah cabang olahraga. Jadi, waktu gua kelas 1-2 SMP, gua selalu main futsal. Tapi kar’na gua ngeliat porsi badan gua yang kuntet  atau bahasa Indonesia yang sopannya itu kurang tinggi, gua main basket. Dan saat gua pindah cabang olahraga itulah gua nemuin yang namanya Perslop (baca:first love) gua yang suanggaaaat gak kesampean itu.

Oke, gua akan menjelaskan gimana ceritanya gua bisa suka sama dia. Siapa first love gua. Gimana akhir dari carita gua sama dia.

Jadi, dia ini adek kelas gua. Tapi sebenernya umur gua sama umur dia tuh sama sih. Soalnya gua kecepetan masuk sekolah gitu. Dia anak kelas 8C. Orangnya tenar banget. Ganteng sih. Warna kulit nya itu kuning langsat. Dia juga fluent banget ngomong bahasa Inggris nya. Hampir semua cewe di sekolah guas uka sama anak ini.

Kelas 3 SMP gua masuk eksul basket. Karena gua bener-bener buta main basket alhasil coach basket gua aja stress ngajarin gua. Tapi adek kelas gua yang ini, welcome banget. Dia mentorin gua gitu main basket. Jadi 15 menit sebelum mulai gua sering latihan duluan sama dia. Gua sama dia langsung akrab gitu. Bahkan dia juga udah ngenalin gua sama temen-temennya.

Tanpa memanjang lebarkan cerita gua. Gua sama dia deket banget.Dia sering nginep di rumah gua dan gua juga sering nginep di rumah dia. Kita sering jalan berdua. Adek gua sama adek-adek dia juga sering main bareng.

Kita juga sering lomba gombal-gombalan. Sering akting kayak pacaran. Kita bener-bener kayak ada di dunia kita sendiri. Dunia dimana kita bisa ngelakuin hal apapun yang kita suka tanpa melukai perasaan yang lain dan tanpa membuat perasaan yang lain.

Sampai akhirnya gua sering mendapati otak gua gak bisa berhenti mikirin dia. Gak bisa berhenti mikirin senyuman yang sering dia kasih ke gua. Dan bahkan gua sering bangun dari tidur gua dengan senyuman dia. Gua bener-bener gak pernah ngerasain hal kayak gini seumur hidup gua. Gua juga ngerasa kalo ini yang nama nya First Love.

Hal yang paling gua ingat yang akhirnya ngebuat gua sadar kalo First Love gua – yang sebenernya punya jarak yang deket ini – impossible banget. Waktu itu gua mau tidur siang kar’na udah capek belajar buat UN. Tiba-tiba, dia telfon gua. Dan saat menyakitkan itu pun hadir. Dia bilang kalau dia udah jadian sama cewe dari SMP tempat dia tanding minggu lalu. Dia seneng banget waktu itu. Dan gua ? Gua tentu aja berusaha buat seneng.

Dada gua nyesek banget. Rasanya tuh kayak dibelah sama sembilu. Sakit banget. Waktu itu gua gak bisa nahan air mata. Yang bikin gua bingung waktu itu adalah…. Kenapa gua nangis ? Kenapa gua harus nangis ?? Apa sih masalahnya ?

Dia itu kan cowo tenar, ganteng, pinter bahasa inggris, jago main basket. Jadi suatu hal yang wajar lah kalau dia punya cewe. Terus kenapa gua harus nangis ? Pertanyaan itu menghantui otak gua. Gua nangis dengan gak sadar dengan telfon masih nyambung.

Dan akhirnya dia memanggil gua dari sana. Membangunkan gua dari tangisan gua yang sebenrnya gak ada alasan. Membangunkan gua dari perasaan suka gua ke dia. Menghancurkan semua perasaan gua sampai berkeping-keping. Mengubur semua harapan gua ke dia.

Setelah dia ngomong ‘Bye’, gua memutus telpon nya dan menenggelamkan kepala gua ke bantal berharap gua gak punya perasaan apa-apa ke dia. Berharap gua gak kenal dia. Berharap gua gak pindah cabang olahraga.

Dan sekarang, setiap dentuman basket yang gua dengar, gua ingat senyuman yang dulu gak pernah habis ditujuin ke gua. Gua ingat waktu kita akting dulu. Gua ingat cara lo ngomong ke gua. Gua ingat semua tentang lo.

Entah sihir apa yang lo kirim buat gua. Yang sangat jelas gua lguain sekarang adalah.. Gua nunggu lu tanpa kepastian disini. Berharap lu berhenti sejenak dan melihat ke arah gua lalu menemukan diri gua yang selama ini suka sama lo.

Pengertian tentang Partai Politik, kelompok penekan, kelompok kepentingan, tokoh politik, media komunikasi politik, mahkamah konstitusi

Partai Politik

Pendapat dari beberapa ahli terkemuka mengenai pengertian partai politik:

  1. Roger F. Soltau

Partai politik adalah sekelompok warga negara yang sedikit banyak terorganisasi, bertindak sebagai suatu kesatuan politik dan yang bertujuan menguasai pemerintahan dan melaksanakan kebijaksanaan umum mereka.

  1. Huszar dan Stevenson

Partai politik adalah sekelompok orang yang terorganisasi serta berusaha untuk mengendalikan pemerintahan agar dapat melaksanakan program-programnya dan menempatkan atau mendudukan anggota-anggotanya dalam jabatan pemerintahan.

Dari kedua pendapat itu dapat disimpulkan bahwa partai politik adalah sekelompok warga negara yang sedikit banyak telah terorganisir, dimana anggota-anggotanya memiliki cita-cita, tujuan dan orientasi yang sama. Tujuan dari partai politik ini sendiri adalah memperoleh dan mengendalikan kekuasaan politik atau pemerintahan, dan melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dengan jalan  menempatkan anggota-anggotanya di dalam jabatan-jabatan politik ataupun pemerintahan.

          Cara  yang digunakan adalah dengan melalui cara yang konstitusional, seperti ikut serta dalam pemilihan umum dan cara yang inkonstitusional, seperti mengadakan pemberontakan.

          5  fungsi dasar keberadaan partai politik menurut kajian literatur yang ada, yaitu sebagai berikut :

  1. Fungsi Artikulasi Kepentingan

Artikulasi kepentingan adalah suatu proses penginputan berbagai kebutuhan, tuntutan, dan kepentingan melalui wakil-wakil kelompok yang masuk dalam lembaga legislatif, agar kepentingan, tuntutan dan kebutuhan kelompoknya terlindungi dalam pembuatan kenijakan publik.

  1. Fungsi Agregasi

Agregasi kepentingan adalah cara bagaimana tuntutan-tuntutan yang dilancarkan oleh kelompok-kelompok yang berbeda, digabungkan menjadi alternatif-alternatif pembuatan kebijakan publik. Agregasi kepentingan ini berlangsung dalam diskusi lembaga legislatif.

  1. Fungsi Sosialisasi Politik

Sosialisasi politik merupakan suatu cara untuk memperkenalkan nilai-nilai politik, sikap-sikap, dan etika politik yang berlaku atau yang dianut oleh suatu negara.

  1. Fungsi Rekrutmen Politik

Rekrutmen politik adalah suatu proses seleksi atau rekrutmen anggota-anggota kelompok untuk mewakili kelompoknya untuk mewakili kelompoknya dalam jabatan-jabatan administratif dan politik

  1. Fungsi Komunikasi Politik

Komunikasi politik adalah salah satu fungsi yang dijalankan oleh partai politik dengan segala struktur yangt tersedia, yaitu dengan mengadakan komunikasi informasi, isu, dan gagasan politik. Media massa banyak berperan sebagai alat komunikasi politik dan membentuk kebudayaan politik.

          Sistem komunikasi politik di Indonesia dikembangkan dengan dasar komunikasi yang bebas dan bertanggung jawab. Setiap media massa bebas memberitakan suatu hal selama tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku serta tidak membahayakn kepentingan negara dan masyarakat.

 

 

 

 

Kelompok kepentingan

        Menurut Gabriel A. Almond, ada empat tipe kelompok kepentingan yaitu sebagai berikut :

  1. institusional interest groups, yang terdiri atas elit politik, tentara, anggota parlemen, para pemuka agama, kelompok profesi dan lain-lain.
  2. associational interest groups, yang merapukan penggabungan dari kelompok elit dan kelompok tertentu (khusus), seperti perserikatan dagang dan perhimpunan dagang.
  3. non-associational  interest groups, yang terdiri atas kelompok etnis, suku, agaa dan lain-lain.
  4. anomic interest groups yaitu kelompok bersifat spontan, misalnya kelompok demonstrasi.

Tujuan dari kelompok kepentingan ini adalah untuk memperjuangkan sesuatu kepentingan dan mempengaruhi lembaga-lembaga politik untuk memperoleh keputusan yang menguntungkan dan menghindari keputusan yang merugikan.

Kelompok kepentingan tidak berusaha untuk memasukkan wakil-wakilnya dalam Dewan Perwakilan Rakyat, tetapi cukup memengaruhi satu atau beberapa partai di dalamnya, instansi pemerintah, atau ment’ri yang berwenang.

Dengan demikian, kelompok kepentingan memiliki orientasi yang jauh lebih sempit daripada partai politik. Selain itu, organisasi kelompok kepentingan lebih longgar daripada partai politik.

 

 

Kelompok  Penekan

        Kedudukan dari kelompok penekan ini dapat memaksa atau mendesak pihak yang berada dalam pemerintahan atau pimpinan agar bergerak ke arah yang diinginkanatau justru berlawanan dengan desakannya.

          Walaupun tujuan akhir dari kelompok penekan ini sama seperti tujuan akhir dari kelompok kepentingan sehingga mereka sering disamakan. Perbedaan dari kelompok penekan dan kelompok kepentingan terdapat pada orientasi mereka.

          Apabila pemerintah membutuhkan pers atau media massa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan menyeluruh mengenai peristiwa banjir, maka media massa akan dipergunakan untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan hal tersebut.

          Pada kasus tersebut, media massa berfungsi sebagai kelompok kepentingan yang mempunya tugas untuk menyampaikan sesuatu kepada khalayak luas secara menyeluruh dan merata. Orientasi kelompok kepentingan lebih bersifat dari atas ke bawah.

          Sedangkan disisi lain, media massa berfungsi sebagai kelompok penekan bagi pemerintah setempat atau pemerintah pusat.

Contohnya, kasus tindakan pelecehan seksual dan kecurangan yang berusaha untuk ditutupi. Media massa menuntut untuk dibukanya kasus tersebut secara transparan. Deasakan media massa membuat kasus yang seharusnya diperuntukkan untuk konsumsi terbatas menjadi tersebar dan diketahui oleh seluruh masyarakat. Atau contoh yang lain, seperti peran media massa dalam penggulingan pemerintahan Orde Baru menjadi Orde Reformasi. Pada kedua kasus tersebut, media massa berperan dengan tujuan menggeraka massa atau pihak tertentu tanpa harus terjun ke lapangan. Oleh kar’na itu, orientasi kelompok penekan lebih bersifat dari bawah ke atas.

 

 

Tokoh Politik

          Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tokoh adalah seseorang yang menjadi pusat perhatian. Politik sendiri merupakan sebuah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.

          Dalam suatu negara, orang-orang yang dianggap tokoh politik adalah orang-orang yang berkecimpung dalam lembaga eksekutif dan legislatif. Umumnya, orang-orang yang bergerak dalam lembaga lainnya seperti lembaga yudikatif (penegakkan hukum dan militer) tidak dianggap sebagai tokoh politik walaupun mereka terlibat dalam tugas pemerintah.

          Dari kedua definisi tersebut, tokoh politik adalah seseorang yang menjadi pusat perhatian perhatian di bidang politik dan bergerak dalam dinamika politik yang telah dan sedang berlangsung.

          Berikut adalah tokoh-tokoh politik yang terkenal di dalam maupun luar neg’ri :

  1. Kofi Annan           – mantan Sekjen PBB
  2. Lazaro Cardenas   – Presiden Meksiko
  3. Winston Churchill – Perdana Menteri Britania Raya (pada masa PD)
  4. Mohandas Gandhi – Pemimpin nasionalis India
  5. Adolf Hitler         – Diktattor Jerman
  6. Thomas Jefferson- Bapak Pendiri Amerika Serikat
  7. Sun Yat-Sen         – Pemimpin Kuomintang, Pemimpin revolusioner Republik China
  8. Soekarno              – Presiden Pertama Republik Indonesia

 

 

Media Komunikasi Politik

          Komunikasi politik pada hakikatnya menggambarkan proses penyampaian informasi-informasi politik, Sebelum membahas komunikasi politik, maka terlebih dahulu kita harus mengenal media komunikasi (media massa). Melalui media massa inilah dapat disampaikan informasi-informasi politik. Adapun media massa yang dikenal antara lain, radio, televisi, pers (surat kabar, majalah).

          Dewasa ini, banyak terdapat kecenderungan untuk mengembangkan komunikasi yang netral atau komunikasi yang obyektif yaitu penyampaian informasi yang tidak memihak.

          Selain itu, komunikasi politik juga dapat dilakukan melalui kegiatan seperti kampanye, pawai, aksi, rapat terbuka, diskusi, dan seminar.

 

 

MAHKAMAH KONSTITUSI

Mahkamah konstitusi adalah salah satu kekuasaan kehakiman di Indonesia. Sesuai dengan UUD 1945 (Perubahan Ketiga), kekuasaan kehakiman di Indonesia dilakukan oleh Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. Menurut Undang-Undang Dasar 1945, wewenang dan kewajiban Mahkamah Konstintusi adalah :

  1.     Berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar, memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945, memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum.

     Berkewajiban memberi putusan atas pndapatan Dewan Perwalikan Rakyat mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden menurut UUD 1945.,